SATUMEDIA – Dewan Koperasi Indonesia Wilayah Jawa Barat (Dekopinwil Jabar), menggelar Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) di UPTD Balekop Pendidikan dan Pelatihan Koperasi, Jalan Soekarno-Hatta Kota Bandung, tanggal 10-12 April 2026. Acara dihadiri unsur pimpinan dan pengurus Dekopinwil dan Dekopinda se Jawa Barat.
Rapim dan Rakerwil merupakan agenda selain konsolidasi kelembagaan, juga bagian langkah dalam menyamakan gerakan kegiatan koperasi di Jawa Barat.
Dalam arahannya, Ketua Dewan Penasehat Dekopinwil, Dr Drs H Mustopa Djamaludin, M Si, menyampaikan, bahwa Dekopinwil bisa lebih terasa keberadaannya, serta bagaimana tugas dan fungsi Dekopinwil itu sendiri.
“Kita harus serta satu komando dalam langkah gerakan pengembangan koperasi, sejalan sinergis dengan pemerintah di Jawa Barat. Mari melihat masa depan perkoperasian di Jawa Barat,” ujar Mustofa.
Sementara sambutan Ketua Dekopinwil Jawa barat, Yuke Mauliani, ST, M Si, menuturkan, bahwa tantangan ke depan tidak mudah dengan perkembangan teknologi global dan sistem bisnis yang ada.
“Tapi kita para pengerak perkoperasian tidak boleh mengalah, justru tantangan ini harus kita hadapi dan aksi bersama agar kehadiran koperasi lebih bisa bersaing dan terasa manfaatnya oleh para anggota .
Dikatakan Yuke, bahwa agenda Rapimwil dan Rakerwil ini merupakan langkah sinergitas, langkah program di Jawa Barat.
“Gimana kita harus bisa mengevaluasi tentang eksisting koperasi saat ini agar sama-sama mencari solusi langkah ke depan. Di mana posisioning koperesi saat ini. Dekopinwil dan Dekopinda harus sejalan dan mengawal program-program pemerintah salah satu kehadiranya KDMP yang perlu kita suksesksn sampai dengan beroperasinya KDMP dengan baik,” papar Yuke.
Yuke berharap bagaimana koperasi di wilayah Provinsi Jawa Barat agar dalam pengelolaan koperasi yang Panca Waluya, yakni Cageur, Bageur, Bener, Pinter dan singer, tandas Yuke. ***
