GARUT — Sebanyak 15 warga binaan perempuan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Garut mengikuti kegiatan Qolbu pada Senin (26/10/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan kepribadian yang bertujuan memperkuat kehidupan spiritual serta mendorong perbaikan diri selama menjalani masa pidana.
Pembinaan rohani tersebut menjadi salah satu upaya Lapas Garut dalam memenuhi kebutuhan pembinaan kepribadian bagi warga binaan perempuan. Melalui kegiatan Qolbu, para peserta memperoleh kesempatan untuk memperdalam nilai-nilai spiritual sebagai bekal dalam membangun sikap yang lebih baik dan bertanggung jawab.
Selain pembinaan kepribadian, Lapas Garut juga melaksanakan pelayanan dasar dan kegiatan pengamanan secara rutin. Pada hari yang sama, petugas membagikan makanan dan air panas kepada warga binaan perempuan serta melakukan pemeriksaan badan dan barang setelah pelaksanaan layanan kunjungan.
Pelaksanaan berbagai kegiatan tersebut mencerminkan penyelenggaraan pemasyarakatan yang mencakup pembinaan, pemenuhan kebutuhan dasar, dan pengawasan keamanan. Seluruh aspek tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran aktivitas warga binaan serta menjaga ketertiban di lingkungan lapas.
Sebagai unit pelaksana teknis Direktorat Jenderal Pemasyarakatan di bawah Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Lapas Kelas IIA Garut terus memberikan ruang bagi warga binaan perempuan untuk mengikuti program pembinaan.
Melalui pembinaan rohani yang berkelanjutan, para warga binaan diharapkan dapat memperkuat nilai-nilai positif, memperbaiki diri, serta mempersiapkan diri untuk kembali menjalani kehidupan di tengah masyarakat setelah menyelesaikan masa pidana.(Nunung)
