GARUT – Euforia kebanggaan tengah dirasakan masyarakat Kabupaten Garut setelah Persigar berhasil mengamankan tiket ke babak 32 besar Liga 4 Piala Presiden. Hasil tersebut menjadi pencapaian penting bagi tim kebanggaan daerah yang kini semakin dekat dengan target melangkah lebih jauh di kompetisi sepak bola nasional tersebut.
Perjalanan Persigar menuju babak 32 besar tidak diraih dengan mudah. Tim harus menghadapi persaingan ketat di fase grup N yang berlangsung di Pasuruan, Jawa Timur. Berkat kerja keras para pemain serta persiapan yang dilakukan manajemen dan tim pelatih, Persigar mampu menunjukkan performa yang cukup untuk memastikan diri lolos ke fase berikutnya.
Keberhasilan tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa Persigar mampu bersaing dengan klub-klub dari berbagai daerah di Indonesia. Dukungan masyarakat Garut yang terus mengalir juga menjadi salah satu faktor yang memberikan motivasi tambahan bagi skuad di lapangan.
Ketua Umum Persigar, Rudy Gunawan, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian yang berhasil diraih tim. Namun, ia mengingatkan bahwa perjuangan Persigar masih panjang karena lawan yang akan dihadapi pada babak 32 besar dipastikan memiliki kualitas yang lebih baik.
” Alhamdulillah, Persigar masuk dan lolos 32 besar Liga empat Piala Presiden dan tentu ini kita akan mengikuti di tiga puluh dua besar dengan tantangan yang lebih sulit tetapi Insya Allah kita akan berjuang maksimal untuk bisa lolos ke 16 besar,” ujar Rudy Gunawan, Sabtu (6/6/2026).
Menurut Rudy, seluruh elemen tim kini fokus menunggu pengumuman resmi dari PSSI terkait pembagian grup dan lawan yang akan dihadapi pada putaran 32 besar. Informasi tersebut dijadwalkan diumumkan sehari setelah kepastian lolosnya Persigar.
” Nah, PSSI akan mengumumkan besok pagi kita mainnya di mana, dengan siapa, dan tentu ini juga memerlukan kesiapan manajemen untuk menggerakkan, dari Pasuruan ini,” ujarnya.
Ia menjelaskan, lokasi pertandingan berikutnya kemungkinan masih berada di wilayah Jawa Timur. Karena itu, manajemen harus segera menyiapkan berbagai kebutuhan operasional tim agar tetap dalam kondisi terbaik saat memasuki fase berikutnya.
“Nah saya akan memimpin langsung pergerakan ini ke daerah mana. Apakah kita akan main di Pasuruan lagi, mungkin tidak ya. Kita akan main di Pamekasan di Jombang ataupun di Malang tetapi masih di sekitar Jawa Timur. Besok pagi kita akan mengetahui di mana kita main satu grupnya dengan siapa di 32 besar,” sambung Rudy Gunawan.
Selain mendapat dukungan dari suporter, perjuangan Persigar juga memperoleh perhatian dari Pemerintah Kabupaten Garut. Kehadiran perwakilan pemerintah daerah di lokasi pertandingan menjadi bentuk dukungan nyata terhadap perjuangan tim yang membawa nama Garut di pentas nasional.
Rudy mengungkapkan bahwa Bupati Garut telah mengutus Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga beserta jajaran bidang olahraga untuk menyaksikan langsung pertandingan Persigar di Pasuruan.
” Alhamdulillah hari ini, Pak Bupati Garut Pak Syakur mengutus Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, ya, Pak Asep Mulyana dan Kabid Olahraga untuk menonton langsung pertandingan di Pasuruan ini,” ujarnya.
Dukungan tersebut dinilai penting untuk menambah semangat para pemain yang sedang berjuang di tengah ketatnya persaingan Liga 4 Piala Presiden.
Rudy pun mengajak seluruh masyarakat Garut untuk terus memberikan doa dan dukungan agar Persigar mampu menjaga tren positif dan melangkah ke babak yang lebih tinggi.
“Nah, kita mohon doanya dan-dan dukungannya ya karena ini disiarkan secara live. kita menjadi runner up di grup N di wilayah Jawa Timur yang kita berhadapan dengan tuan rumah yang sangat kuat yaitu Pasuruan. terima kasih,” tutup Rudy Gunawan.
Dengan status runner-up Grup N, Persigar kini bersiap menghadapi tantangan baru di babak 32 besar. Harapan masyarakat Garut pun semakin besar agar tim kebanggaan daerah tersebut mampu melanjutkan perjuangan hingga menembus babak 16 besar dan terus mengharumkan nama Kabupaten Garut di level nasional.(feri)
