Perkuat Peran BUMN untuk Jabar, Bio Farma Salurkan Vaksinasi Tetanus dan Bantuan Logistik bagi Korban Longsor Bandung Barat

PT Bio Farma (Persero) menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa vaksinasi tetanus dan bantuan logistik darurat bagi korban serta relawan bencana tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat

BANDUNG BARAT – PT Bio Farma (Persero) kembali menunjukkan perannya sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang berakar kuat di Jawa Barat. Perusahaan farmasi nasional ini menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa vaksinasi tetanus dan bantuan logistik darurat bagi korban serta relawan bencana tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, yang terjadi pada 24 Januari 2026.

Langkah cepat tersebut menjadi wujud nyata komitmen Bio Farma untuk hadir di tengah masyarakat dalam situasi darurat. Sebagai perusahaan milik negara yang tumbuh dan berkembang di Jawa Barat, Bio Farma menilai keterlibatan langsung dalam penanganan bencana sebagai bagian dari tanggung jawab sosial dan moral perusahaan.

Dalam aksi kemanusiaan ini, Bio Farma menyalurkan sebanyak 1.000 dosis vaksin tetanus bagi relawan dan warga terdampak yang berisiko mengalami luka terbuka. Selain itu, perusahaan juga mendistribusikan bantuan logistik berupa paket sembako, hygiene kit, medicine kit, serta family kit guna mendukung pemenuhan kebutuhan dasar para penyintas selama masa tanggap darurat.

Direktur Utama Bio Farma, Shadiq Akasya, menegaskan bahwa keterlibatan perusahaan dalam penanganan bencana merupakan bagian dari peran strategis BUMN dalam memperkuat ketahanan kesehatan, baik di tingkat daerah maupun nasional.

“Sebagai BUMN farmasi yang berkedudukan di Jawa Barat, Bio Farma memiliki tanggung jawab moral untuk hadir membantu masyarakat sekitar, khususnya dalam situasi darurat. Vaksinasi tetanus ini merupakan langkah preventif untuk melindungi relawan dan korban dari risiko infeksi, sementara bantuan logistik diharapkan dapat meringankan beban masyarakat terdampak dan mempercepat proses pemulihan,” ujar Shadiq.

Ia menambahkan, kontribusi tersebut merupakan implementasi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan yang sejalan dengan agenda pembangunan daerah serta Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), terutama pada aspek kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.

Tak hanya dari sisi perusahaan, kepedulian juga mengalir dari para insan Bio Farma. Melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Bio Farma, karyawan secara sukarela menghimpun dan menyalurkan donasi sebesar Rp50 juta untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak bencana. Partisipasi tersebut menjadi cerminan solidaritas dan empati karyawan terhadap warga Jawa Barat yang sedang tertimpa musibah.

Pemerintah daerah pun menyampaikan apresiasi atas kontribusi yang diberikan. Wakil Bupati Bandung Barat, Asep Ismail, menilai bantuan Bio Farma sangat membantu upaya tanggap darurat di lapangan.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Bandung Barat dan masyarakat Desa Pasirlangu, kami menyampaikan terima kasih kepada Bio Farma atas bantuan yang diberikan. Dukungan vaksinasi bagi relawan sangat penting untuk memastikan proses evakuasi dan penanganan korban dapat berjalan dengan aman,” ujarnya.

Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan secara terkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Barat. Pelaksanaan di lapangan disesuaikan dengan kondisi terkini, baik di lokasi terdampak langsung maupun di titik pengungsian terpadu Desa Pasirlangu.

Bencana tanah longsor tersebut tidak hanya menimbulkan kerusakan fisik, tetapi juga memunculkan risiko kesehatan, terutama infeksi akibat luka terbuka di lingkungan yang belum sepenuhnya pulih. Dalam situasi tersebut, vaksinasi tetanus menjadi langkah preventif yang krusial, sementara dukungan logistik memastikan kebutuhan dasar para penyintas tetap terpenuhi.

Ke depan, Bio Farma menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan. Sebagai BUMN yang berakar dan berkembang di Jawa Barat, Bio Farma berupaya memastikan kehadiran negara dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat, terutama pada saat-saat krisis dan bencana.

Tinggalkan Balasan