Keponakan Pasha S9B, Ihsan Albani dan Nadya Savira Siap Gebrak Film Indie Medan ‘Cahaya di Balik Kitab’

Medan – Dunia perfilman independen di Kota Medan semakin menunjukkan geliatnya dengan hadirnya talenta muda berbakat dari keluarga artis ternama. Salah satunya adalah Ihsan Albani, keponakan dari musisi papan atas Pasha S9B, yang kini mencuri perhatian lewat perannya dalam film religi terbaru berjudul Cahaya Dibalik Kitab.

Tak sendiri, Ihsan beradu akting dengan Nadya Savira, aktris muda asal Sumatera Utara yang tengah naik daun. Keduanya menjadi wajah segar dalam proyek kolaborasi antara Diagus Management, PT Bircu Production, dan YPI Dhinukum Zholtan, yang mengusung tema religi dengan sentuhan nilai moral yang mendalam.

Bang Gebot: “Semangat Anak Muda Medan Luar Biasa”

Kehadiran para pemain muda ini mendapat sambutan hangat dari seniman senior Sumatera Utara, Mhd Prisya Andhika atau Bang Gebot, putra dari mendiang artis legendaris Dorce Gamalama.

“Saya, Mhd Prisya Andhika, atau Bg Gebot, sebagai seniman senior di Sumatera Utara, sangat mengapresiasi jiwa-jiwa seni anak-anak muda yang mau menunjukkan bakatnya, terutama di film ‘Cahaya Dibalik Kitab’ ini,” ujar Bg Gebot.

Menurutnya, semangat yang ditunjukkan Ihsan dan Nadya adalah bukti bahwa dunia seni di Medan terus berkembang ke arah yang positif. “Mereka membawa energi baru yang bisa menginspirasi generasi berikutnya dalam perfilman daerah,” tambahnya.

Kisah Religi yang Menyentuh Hati

Film Cahaya Dibalik Kitab mengangkat kisah tentang pencarian hidayah dan nilai kehidupan yang terinspirasi dari ajaran Al-Qur’an. Dengan alur cerita yang menggugah dan visual yang penuh makna, film ini diharapkan mampu menyentuh hati penonton, khususnya kalangan muda.

Perwakilan dari Diagus Management dan PT Bircu Production menyebutkan bahwa film ini tidak hanya bertujuan menghibur, tetapi juga menjadi media dakwah yang relevan bagi generasi masa kini.

“Film ini semoga dapat merubah pola pikir anak-anak Gen Z untuk lebih mencintai Al-Qur’an dan taat dalam beribadah,” jelas perwakilan dari Diagus Management dan PT Bircu Production.

Babak Baru Perfilman Sumatera Utara

Dengan kolaborasi antara darah seni muda dan dukungan penuh dari seniman berpengalaman seperti Bang Gebot, Cahaya Dibalik Kitab diyakini akan menjadi salah satu film indie Medan yang berpengaruh dan sarat pesan moral.

Karya ini juga diharapkan mampu membuka babak baru bagi perfilman Sumatera Utara, sekaligus membuktikan bahwa talenta lokal memiliki potensi besar untuk bersaing di kancah nasional.

Tinggalkan Balasan