PRIMKOPASINDO Lapas Garut Salurkan Sembako Tiap Bulan, Hasil Usaha Koperasi Dirasakan Anggota

GARUT – Primer Koperasi Pemasyarakatan Indonesia (PRIMKOPASINDO) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Garut terus mendorong peningkatan kesejahteraan pegawai melalui program pembagian paket sembako secara rutin setiap bulan kepada seluruh pegawai yang terdaftar sebagai anggota koperasi.

Program ini menjadi salah satu upaya mengembalikan manfaat ekonomi dari hasil usaha koperasi kepada anggota. Sebagian pendapatan yang diperoleh dari berbagai unit usaha disisihkan untuk menyediakan kebutuhan pokok, sehingga keberadaan koperasi tidak hanya berorientasi pada pengembangan bisnis, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi kesejahteraan anggotanya.

PRIMKOPASINDO Lapas Garut merupakan koperasi primer yang bernaung di bawah Induk Koperasi Pemasyarakatan Indonesia (INKOPASINDO), di lingkungan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia. Koperasi ini menjadi wadah pengembangan usaha produktif dan penguatan ekonomi anggota dengan mengedepankan prinsip kekeluargaan serta kebersamaan.

Paket sembako yang dibagikan setiap bulan berisi beras, telur ayam, minyak goreng, tepung terigu, dan gula pasir. Program tersebut memiliki nilai tambah karena telur ayam yang disertakan merupakan hasil produksi peternakan ayam petelur yang dikembangkan melalui kegiatan pembinaan kemandirian warga binaan di Lapas Garut.

Pemanfaatan produk hasil peternakan tersebut menunjukkan keterkaitan antara kegiatan pembinaan warga binaan dan aktivitas ekonomi koperasi. Selain membantu memenuhi sebagian kebutuhan rumah tangga pegawai, langkah ini juga memberikan ruang pemanfaatan hasil produksi dari program pembinaan kemandirian di lingkungan pemasyarakatan.

Kepala Lapas Kelas IIA Garut, Rusdedy, selaku pembina atau penasihat koperasi, mengapresiasi konsistensi pengurus PRIMKOPASINDO dalam menjalankan program yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh anggota.

“Koperasi harus mampu menjadi kekuatan ekonomi bersama yang tumbuh secara sehat, mandiri, dan berkelanjutan. Program pembagian sembako setiap bulan ini merupakan bukti bahwa pengelolaan usaha koperasi tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan anggotanya. Terlebih, keterlibatan produk hasil pembinaan kemandirian warga binaan menjadi nilai tambah yang menunjukkan adanya sinergi positif antara kegiatan ekonomi koperasi dan program pembinaan di Lapas Garut,” ujar Rusdedy.

Ia berharap PRIMKOPASINDO Lapas Garut semakin berkembang sebagai koperasi yang mampu memperkuat kemandirian ekonomi di lingkungan pemasyarakatan. Pengembangan usaha, menurutnya, perlu disertai penerapan tata kelola yang profesional, transparan, dan akuntabel.

“Kami berharap PRIMKOPASINDO Lapas Garut terus berkembang menjadi koperasi yang produktif dan mampu menghadirkan berbagai terobosan dalam meningkatkan kesejahteraan pegawai. Keberhasilan koperasi bukan semata-mata diukur dari besarnya keuntungan usaha, melainkan juga dari sejauh mana manfaatnya dapat dirasakan secara nyata dan merata oleh seluruh anggota,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua PRIMKOPASINDO Lapas Garut, Iyes Burhanudin Aripin, menjelaskan bahwa pembagian sembako bulanan merupakan bagian dari komitmen pengurus untuk mengoptimalkan manfaat ekonomi dari unit-unit usaha yang dikelola koperasi.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap usaha yang dijalankan PRIMKOPASINDO memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan anggota. Oleh karena itu, sebagian pendapatan dari berbagai unit usaha kami sisihkan dan dialokasikan kembali dalam bentuk paket sembako yang dibagikan secara rutin setiap bulan. Program ini menjadi salah satu implementasi prinsip koperasi, yakni dari anggota, oleh anggota, dan untuk anggota,” jelas Iyes.

Ia menambahkan, keberlanjutan program tersebut membutuhkan kerja sama dan dukungan seluruh anggota agar koperasi semakin produktif dan mampu meningkatkan daya saing. Dengan berkembangnya unit-unit usaha yang dikelola, manfaat ekonomi yang diterima anggota diharapkan terus bertambah.

“Bagi kami, koperasi bukan hanya tempat menjalankan aktivitas ekonomi, tetapi juga rumah bersama untuk membangun solidaritas dan kesejahteraan. Kami berharap, seiring dengan berkembangnya berbagai unit usaha, manfaat yang diterima anggota juga semakin meningkat, baik melalui program sembako maupun bentuk pelayanan kesejahteraan lainnya,” tambahnya.

Program tersebut mendapat respons positif dari para pegawai yang menjadi anggota koperasi. Salah seorang anggota PRIMKOPASINDO Lapas Garut berinisial CS menyampaikan bahwa pembagian sembako rutin membantu memenuhi sebagian kebutuhan rumah tangga.

“Alhamdulillah, program sembako bulanan ini sangat membantu kami dalam memenuhi sebagian kebutuhan rumah tangga. Kami merasa senang karena hasil usaha koperasi benar-benar kembali kepada anggota. Apalagi salah satu isi paketnya merupakan telur hasil peternakan yang dikembangkan melalui pembinaan warga binaan. Tentunya ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi kami sebagai bagian dari keluarga besar Lapas Garut,” ungkap CS.

Pembagian sembako tersebut menjadi gambaran penerapan prinsip koperasi yang menempatkan anggota sebagai bagian penting dari pengelolaan dan pemanfaatan hasil usaha. Selain mendukung pengembangan bisnis, sebagian pendapatan koperasi dikembalikan kepada anggota dalam bentuk program yang memberikan manfaat secara langsung.

Di sisi lain, pemanfaatan telur hasil peternakan ayam petelur warga binaan memperlihatkan potensi sinergi antara pembinaan kemandirian dan kegiatan ekonomi. Hasil produksi dari kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari proses pembinaan, tetapi juga dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan anggota koperasi.

Melalui program pembagian sembako yang dilaksanakan setiap bulan, PRIMKOPASINDO Lapas Garut berupaya memperkuat perannya sebagai wadah ekonomi bersama yang berorientasi pada kesejahteraan anggota. Pengembangan usaha secara berkelanjutan diharapkan mampu memperluas manfaat koperasi sekaligus mendukung produktivitas program pembinaan kemandirian warga binaan di lingkungan Lapas Garut.(Nunung)

Tinggalkan Balasan