GARUT – Dalam momentum perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Regional Office 09 Bandung mengadakan pesta rakyat bertajuk Semarak Merah Putih Kemerdekaan (SMPK) di Desa BRILiAN Sukalaksana, Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut, Sabtu (22/8).
Dengan membawa komitmen “BRI Hadir Bersama Rakyat, untuk Wadah Ekspresi Rakyat, dan Mengembangkan Ekonomi Mulai dari Desa,” kegiatan yang digelar mulai pagi hingga malam tersebut mendapat sambutan antusias dari ratusan warga sekitar dan para wisatawan.
Rangkaian acara diawali Opening Ceremony yang memperlihatkan eratnya sinergi dan kolaborasi antara BRI dan Pemerintah Kabupaten Garut. Sejumlah pejabat turut hadir mendampingi Manajemen BRI, di antaranya Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Garut Ahmad Ramdani, S.Sos., M.Si., A.kp, Kepala Dinas Koperasi & UMKM Drs. H. Hendra Siswara Gumilang, M.M., Camat Samarang Bambang Isnaeni Fathan, S.E., M.Si., Danramil Samarang Kapten Caj (K) Muji Rahayu, Kapolsek Samarang Kompol Hilman Nugraha, S.H., serta perwakilan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Garut.
Regional CEO BRI Region 09 Bandung, Dewi Hestiningrum, mengatakan peringatan kemerdekaan menjadi momentum bagi BRI untuk memperkuat kebersamaan sekaligus mengembangkan aktivitas ekonomi dan pariwisata di wilayah perdesaan.
“Bagi BRI, semangat kemerdekaan diwujudkan dengan hadir langsung di tengah masyarakat. Desa BRILiAN Sukalaksana adalah contoh nyata bagaimana potensi lokal, budaya, dan UMKM dapat tumbuh bersama. Melalui kegiatan ini, BRI ingin menyediakan wadah ruang ekspresi bagi warga, melestarikan tradisi, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang mandiri dan berkelanjutan berbasis desa wisata,” ujar Dewi Hestiningrum.
Dukungan Penuh Pemkab Garut atas Kolaborasi Pemberdayaan Desa
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Garut, Ahmad Ramdani, S.Sos., M.Si., A.kp, yang hadir mewakili Pemerintah Kabupaten Garut, turut menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan tersebut.
“Pemerintah Kabupaten Garut menyampaikan terima kasih dan apresiasi sebesar-besarnya kepada BRI atas kolaborasi dan kepedulian yang konkret ini. Rangkaian Semarak Merah Putih Kemerdekaan di Desa BRILiAN Sukalaksana tidak hanya menghibur, tetapi memberikan dampak ekonomi langsung bagi pedagang UMKM, mempromosikan destinasi wisata daerah, serta membantu pelayanan kesehatan warga kami. Sinergi antara perbankan, pemerintah daerah, dan masyarakat desa seperti inilah yang menjadi kunci utama pembangunan kemandirian ekonomi desa di Garut,” ungkap Ahmad Ramdani.
Lestarikan Budaya Khas Garut & Dorong Pembayaran Digital UMKM
Suasana kegiatan semakin semarak melalui Unjuk Kesenian Tradisional khas Garut yang berhasil menarik perhatian pengunjung, mulai dari pertunjukan ketangkasan Seni Adu Domba Garut, atraksi Pencak Silat, hingga permainan tradisional anak Kabarulem. Seni Ketangkasan Domba Garut juga memperlihatkan potensi ekonomi dari pengembangan ras ternak unggulan yang menjadi kebanggaan sekaligus daya tarik agrowisata masyarakat setempat.
Dalam upaya menggerakkan ekonomi secara langsung, BRI menghadirkan Bazaar UMKM BRILiAN yang menampilkan beragam produk unggulan, seperti Klaster Durian Kuyambut, Olahan Kentang, Soto Ahri, Batik Garutan, hingga kerajinan kulit ASTIGA. Seluruh transaksi di lokasi bazaar telah didukung fasilitas pembayaran digital QRIS BRI sebagai sarana edukasi masyarakat sekaligus upaya memperluas inklusi keuangan digital bagi pedagang desa.
Sentuhan Kemanusiaan: Pengobatan Gratis dan Galang Donasi Bencana
Tak hanya menghadirkan perayaan dan pemberdayaan UMKM, BRI Peduli turut mengalokasikan kegiatan untuk aksi sosial kemanusiaan:
- Layanan Pemeriksaan Kesehatan Gratis: Menggandeng tim medis BRIMedika untuk menghadirkan layanan pemeriksaan tensi darah, gula darah, kolesterol, asam urat, hingga konsultasi dokter serta pemberian obat/vitamin tanpa biaya kepada lebih dari 500 warga desa.
- Aksi Galang Donasi Bencana NTT: Sebagai bentuk respons terhadap musibah bencana alam di Nusa Tenggara Timur (NTT), BRI mengadakan aktivasi “Satu Tanda, Sejuta Harapan” melalui interactive wall BRI Peduli. Setiap warga yang berpartisipasi dengan menempelkan stiker HUT ke-81 RI dikonversikan BRI menjadi donasi sebesar Rp50.000, selain tersedia kanal donasi digital melalui QRIS Kemanusiaan.
Pesta rakyat tersebut ditutup dengan sejumlah perlombaan tradisional 17-an antar RT/RW, pertunjukan seni Manshur Angklung, komedi bobodoran Sunda, serta panggung hiburan musik yang turut mempererat hubungan silaturahmi antara seluruh insan BRILiaN dan masyarakat desa.
